Minification is the process of minimizing code and markup in your web pages and script files. It’s one of the main methods used to reduce load times and bandwidth usage on websites.
Minification dramatically improves site speed and accessibility, directly translating into a better user experience. It’s also beneficial to users accessing your website through a limited data plan and who would like to save on their bandwidth usage while surfing the web.
Sumber: https://www.imperva.com/learn/performance/minification
Nama “.min” sebelum ekstensi file (misal bootstrap.min.css atau bootstrap.min.js) menunjukkan dia adalah “minify version” yang artinya?
Ada banyak alasan kenapa saat Anda membuat web sebaiknya menggunakan CSS & Javascript versi minify.
Nah, kali ini Java Web Media akan menjelaskannya kenapa. Postingan berikutnya kita akan bahas bagaimana “Cara membuat minify CSS & Javascript” yaa.
File CSS & JavaScript yang di-minify pasti ukurannya lebih kecil. Hampir semua spasi, komentar dan dokumentasi akan dibuang saat dilakukan “minification“, sehingga file lebih compact.
Dengan minification ukuran Javascript bisa 48% lebih kecil dan CSS bisa 60% dari ukuran asli. Mantap kan?
Karena ukuran file menjadi kecil, maka loading website menjadi lebih cepat. Ini adalah salah satu teknik Front End Optimization (FEO). Dampaknya, ukuran website secara keseluruhan juga akan lebih kecil dan ringan.
Karena ukuran file menjadi kecil, space hosting/server Anda menjadi lebih lega. Bandwidth juga jadi lebih hemat.
Mau kursus web bikin Toko Online? Kursus di Java Web Media aja ya.