PHP Code Hinting di Dreamweaver CS5

Ketika Anda mulai mengetikkan kode PHP, maka Anda akan menyadari ada tanda berwarna merah pada baris kode yang mengalami kesalahan dan peringatan yang menunjukkan di baris manakah kode yang harus Anda perbaiki. Tanda highlight merah ini akan hilang saat kode PHP yang Anda ketikkan sudah dikoreksi. Fasilitas inilah yang disebut Code Hinting dalam Dreamweaver CS5.

Dreamweaver CS5 selalu mengecek dan memastikan bahwa kode-kode PHP yang Anda masukkan adalah benar. Fasilitas Code Hinting juga terasa sangat membantu bagi Anda yang benar-benar baru di bidang pengembangan website dinamis. Meskipun fasilitas PHP Code Hints ini tidak menunjukkan dimana kesalahan dalam pengetikkan kode yang kita lakukan secara mendetail, paling tidak ini memberi tahu kita pada baris berapa kode yang kita ketik mengalami kesalahan sehingga mempercepat perbaikan. Dreamweaver telah menyertakan fungsi-fungsi dasar dalam pekerjaan coding dengan PHP.

Code Hinting yang disediakan juga semakin pintar sehingga mempermudah pekerjaan kita dalam pekerjaan coding PHP. PHP Code Hinting akan sangat banyak membantu untuk mengetahui kode-kode PHP yang tidak kita tutup dengan benar atau syntax-nya salah. Gambar di bawah ini adalah contoh dari tag PHP yang tidak ditutup dengan benar sehingga memunculkan Code Hinting yang memberi tahu Anda bahwa ada kode yang salah. Peringatan tersebut akan muncul dengan warna kuning dan warna merah pada baris kode yang sedang kita kerjakan. Peringatan akan hilang secara otomatis ketika kita telah mengkoreksi kode dengan benar. Fitur ini adalah fitur baru yang tidak ada pada versi sebelumnya yang akan membantu Anda.

Dalam kasus ini, Code Hinting keluar karena kesalahan dalam menutup tag PHP untuk format tanggal dan waktu pada baris yang diberi peringatan berwarna merah.

Kode PHP yang salah:

<?php echo date(“l, j-F-Y, g:i a”, strtotime($row_rsNews[‘tanggal’]; ? >

Ketika kode ini ditutup dengan benar dengan menambahkan tanda kurung tutup pada akhir code menjadi seperti di bawah ini maka Code Hinting akan menampilkan pesan bahwa tidak ada kode yang salah. Berikut ini adalah kode PHP yang benar:

<?php echo date(“l, j-F-Y, g:i a”, strtotime($row_rsNews[‘tanggal’])); ? >

Overview: Pentingnya Website di Era Modern

“When I took office, only high energy physicists had ever heard of what is called the World Wide Web… Now even my cat has it’s own page.”
– Bill Clinton

Perusahaan/instansi Anda belum memiliki website? Sekaranglah saatnya menunjukkan eksistensi perusahaan Anda melalui dunia maya (internet).

Seberapa kecil ukuran perusahaan Anda tidaklah menjadi masalah. Siapapun Anda? Apapun bisnis Anda? Dan dimanapun target konsumen Anda? Internet menawarkan akses informasi 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu tanpa batas ruang dan waktu.

Internet adalah media paling demokratis di antara media massa lainnya. Dengan nilai investasi yang kecil, seseorang sudah dapat memiliki halaman website di internet yang dapat diakses secara global dari belahan negara manapun. Dengan cara inilah, hampir setiap bisnis dapat mencapai pasar yang sangat besar, secara langsung, cepat dan ekonomis, tidak peduli ukuran atau lokasi bisnis.

“Dengan membangun website perusahaan, Anda menciptakan peluang lebih besar dengan nilai investasi yang kecil.”

Membuat Koneksi Database PHP MySQL di Dreamweaver

Membuat koneksi database PHP MySQL adalah langkah pertama sebelum Anda bekerja untuk membuat website dinamis. Pastikan Anda telah bisa membuat Site Definition sebelum Anda masuk ke materi ini.

Berikut adalah langkah-langkah membuat koneksi database PHP MySQL:

  • Pastikan Anda membuka file dengan ekstensi PHP
  • Klik Windows > Databases, maka akan muncul panel Databases.
  • Klik Icon Plus (+) > MySQL Connection
  • Isi beberapa parameter berikut ini.
  • Connection name: koneksiku, Anda dapat memilih nama lain.
  • MySQL Server: localhost, ini jika Anda bekerja di localhost
  • User name: root, secara default Xampp menggunakan username root. Bisa jadi berbeda dengan konfigurasi web server di komputer Anda
  • Password: , biarkan kosong kecuali Anda telah mensetting password di web server dan database Anda.
  • Database: jwm, klik Select untuk memilih database. Klik OK

  • Klik Test, jika muncul tulisan pop-up “Connection was made successfully”.
  • Klik OK sekali lagi

Anda telah berhasil membuat koneksi database.

Membuat Site Definition di Dreamweaver CS5

Dreamweaver CS5 menyediakan settingan yang lebih mudah dalam membuat Site Definition. Berikut adalah langkah-langkah mudahnya:

  • Klik Site > New Site
  • Isi Site Name, dalam latihan ini Site Name diisi Websiteku.
  • Local site folder, silakan klik icon folder pada Local Site Folder dan buatlah folder baru di dalam folder C:\xampp\htdocs\ dengan nama folder Websiteku, sehingga akan muncul C:\xampp\htdocs\Websiteku\. Klik Open > Select.

  • Klik Server pada list di sebelah kiri. Hal ini akan membuka panel dimana Anda dapat menyetting jenis pengetesan di Local Server ataupun Remote Server.
  • Klik tanda plus (+) untuk menambah Server baru guna pengetesan website dinamis yang akan kita buat.
  • Pada menu Basic, klik pada Connect Using: Local/Network
  • Untuk selanjutnya, gunakan settingan berikut ini:
  • Server Name: Websiteku
  • Connect using: Local/Network
  • Server Folder: ,klik icon folder untuk menemukan folder Websiteku yang tadi telah Anda buat atau dengan mengetikkan C:\xampp\htdocs\Websiteku (hal ini bisa berbeda tergantung dari setinggan computer Anda).
  • Web URL: http://localhost/Websiteku/ (hal ini juga bisa berbeda tergantung dari setinggan computer Anda). Hal ini member tahu Dreamweaver bahwa website Anda berada dalam document root dengan sub folder bernama Websiteku.

  • Klik tombol Advanced pada sisi atas dari panel, lalu dari pop-up menu, pilih PHP MySQL sebagai Server Model untuk pengetesan website Anda.
  • Pilih Save untuk menyimpan settingan dari website yang telah kita buat tadi. Secara default, Dreamweaver CS5 akan member tanda centang (check) pada Remote testing server.
  • Hilangkan tanda centang (uncheck) pada Remote tadi dan klik (beri tanda check) pada Testing. Hal ini sangat penting. http://localhost/ adalah local server tempat kita melakukan pengetesan atas website yang kita buat. Jika Anda menggunakan MAMPP dengan Operating System Mac, maka Anda harus menggunakan alamat localhost http://localhost:8888/Websiteku/. Penambahan 8888 adalah keharusan jika Anda menggunakan Apache dan MySQL secara default.

  • Klik Save. Dreamweaver CS5 secara otomatis akan menutup Site Setup Dialog dan akan segera membuat Site Cache. Anda dapat melihat site yang baru saja Anda buat telah tampil di File Anda.

  • Lakukan pengetesan di browser Anda dengan membuka http://localhost/Websiteku. Maka akan muncul tampilan kosong seperti ini. Hal ini terjadi karena kita belum membuat file sama sekali.